Di waktu yang menunjukkan pukul 23.50 WIB, aku terpikir akan jadi apakah aku lima tahun ke depan? apa yang sudah kulakukan dalam waktu lima tahun itu? Dinginnya malam membawaku bersatu dengan dunia imajinasiku tentang kehidupan lima tahun mendatang. malam, selalu membuatku berimajinasi lebih tinggi dari biasanya.
lima tahun, terdengar waktu yang lama tapi sebenarnya hanya sebentar dari aku menuliskan bayanganku ini. sama seperti aku menginjakkan kakiku di Lenteng Agung, ternyata sekarang sudah tahun keempat aku di sana. aku tidak merasa itu adalah waktu yang lama, walau sebenarnya sudah memakan 1461 hari dalam hidupku. ya, tak terasa begitu cepat waktu berjalan dan tak terasa pula aku membuang waktuku ketika hari - hari itu kulewati. dan, penyesalan yang selalu datang terlambat yang sedang kurasakan, aku akan menambahkan lagi 365 hari untuk hidupku di sana agar cepat keluar ijasahku.
baiklah, kembali ke topik, lima tahun lagi apa yang terjadi pada hidupku? sudahkah aku mencapai apa yang dikatakan sukses? aku harap tidak ada yang sia - sia dengan apa yang kupelajari selama ini. tapi, sukses yang seperti apakah yang akan kualami nanti? apakah aku akan bahagia dengan suksesku nanti? entahlah, tidak ada yang tahu bahkan diriku sekalipun, karena ini hanya imajinasiku semata.
lima tahun nanti, apakah aku sudah menjadi istri seorang belahan jiwaku? sudahkah aku mengucap janji sehidup semati dengan seseorang yang akan menjadi suamiku? atau jangan - jangan aku sudah mempunyai seorang anak? membayangkan ini membuatku senyum - senyum sendiri. entahlah, perasaan ini seperti lucu saja melintas di kepalaku. aku jadi ingin tahu, seperti apa bentuk tubuhku nanti, seperti apa suamiku nanti, bahkan mirip siapakah anakku nanti?
atau jangan - jangan, lima tahun nanti aku sudah mengelilingi sebagian wilayah negara kepulauan ini? ini sungguh menyenangkan, ketika aku sudah menikmati indahnya pesona alam negeriku dan bisa menceritakan serta memamerkannya pada keluargaku. atau aku hanya akan diam di kota tempat aku bekerja nantinya? jangan, jangan sampai aku tidak bisa menikmati keindahan alam yang Tuhan berikan untuk negaraku. aku akan mengusahakan lima tahun nanti sudah banyak tempat yang kutaruh jejak - jejak kakiku untuk aku berkisah dengan mereka.
apakah lima tahun nanti aku sudah menemukan jiwaku dalam berkarir? ya, pekerjaan yang aku impikan, bukan hanya terpaku oleh uang. masa depanku, impianku. atau aku hanya menjadi seorang pekerja yang tidak menikmatinya? tidak, jangan sampai ini terjadi.
kondisi iklim yang sudah berubah - ubah, keadaan alam yang seringkali marah dan pemanasan global, apakah lima tahun lagi aku masih harus mengeluhkannya? atau lima tahun lagi sudah ada kesadaran dari kita manusia untuk menjaga lingkungan sekitar kita? aku sangat berharap lima tahun lagi, aku masih bisa melihat taman kota dan pepohonan tumbuh, bukan gedung - gedung bertingkat.
dan, apakah lima tahun lagi, aku masih dapat merasakan kehidupan ini?
khayalanku tampaknya buruk sekali kali ini. di setiap hal yang membuatku berbinar - binar, si kelam ini kenapa mengekori binarku. mimpi indahku, lima tahun ini harus sudah sebagian terwujud. bukan obsesi, namun aku hanya ingin membuat diriku sendiri bangga dan juga orang - orang di duniaku. semoga saja bukan menjadi aku si omong kosong.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar