26/07/13

mimpi

setiap manusia pasti memiliki mimpi. mimpi juga bisa menjadi sebuah motivasi hidup seseorang ketika ia berada dalam titik terbawah hidupnya. dengan bermimpi, kurasa seseorang itu dapat merasakan bahagianya hidup di dunia.

aku masih bagian dari dunia ini yang tidak bisa berhenti untuk bermimpi. bahkan mimpi - mimpiku bisa bertambah setiap harinya. entah apa aku ini, mungkin aku sesosok yang haus akan mimpi. tapi entah kenapa, aku merasakan kebebasan ketika mulai bermimpi tentang apa saja yang ingin aku gapai. 

aku mempunyai mimpi untuk berkeliling Indonesia dari kota sampai pelosok - pelosok terdalam. tentu saja, siapa yang tidak ingin mengelilingi negara kepulauan ini. banyak sekali yang bisa dinikmati, selain alamnya yang indah, tentu saja unsur - unsur budaya yang beraneka ragam menjadi salah satu yang ingin kunikmati dan aku pamerkan pada semua orang. kalau begitu, just do it! ya, nanti ketika aku sudah merasa cukup siap untuk berkeliling di negaraku.

jika sudah mengelilingi Indonesia, apalagi yang akan aku lakukan? aku ingin mempunyai sebuah panti asuhan dengan nama "Bhineka Tunggal Ika". kenapa aku menamakannya itu? karena menurutku tidak adil ketika sebuah panti asuhan hanya mengutamakan satu agama atau suku tertentu. mereka yang di dalam adalah mereka yang senasib, kenapa tidak kita biarkan saja mereka bersatu dalam tali persaudaraan tanpa harus pendiskriminasian berdasarkan agama atau suku. tentu saja, aku akan menyiapkan tempat ibadah bagi masing - masing mereka yang menganut agama wajib di Indonesia. kasih sayang itu tidak harus terpaku pada sebuah agama, menurutku. tapi ini akan kulakukan ketika aku mempunyai dana yang lumayan besar.

oke, mimpiku berikutnya, aku ingin mempunyai mobil jeep dan melakukan offroad (hahaha). dari aku kecil, mobil jeep selalu menarik perhatianku dan petualangan semacam offroad yang sering kulihat di televisi menjadi salah satu petualangan yang sangat aku dambakan. mungkin, jeep ini akan kuperlakukan layaknya seorang kekasih yang aku dambakan :p .

Coldplay, sungguh amat sangat sungguh, aku ingin menonton coldplay secara live dan berfoto bareng dengan mereka. band besar ini memang sangat menarik untuk didengarkan lagu - lagunya. dan mereka itu sangat sangat sangat kewreeeeeennn!!!!!!

menjadi seorang wartawati sekaligus fotografer untuk majalah traveling semacam atau boleh juga kalau national geographic mau menerima saya menjadi bagian di dalamnya (buahahak ini memang keinginan yang amat sangat diminati).

dan, memiliki hidup di Jogja dengan keluarga kecilku nantinya, entah kapan tapi semoga saja ini menjadi sebuah keinginan yang tidak muluk. yah di manapun, keluar dari jakarta yang kurasakan sudah suntuk aku di dalamnya. Hijrah, ke mana pun dengan tujuan yang sama :)

masih banyak sekali mimpiku yang lainnya, mimpi yang tanpa batas. mimpi yang membuatku merasa beruntung hidup di dunia, dan mimpi yang akan kugapai (amin) yesyesyes.

24/07/13

hidup = uangkah?

"sekarang harus hemat. apa - apa mahal dan pakai uang,"ujar ibuku satu ketika saat aku akan beranjak pergi untuk berkumpul dengan teman - temanku. rasanya ketika ingin pergi mendapat petuah seperti itu, ingin mengurungkan niatku untuk pergi namun tidak enak dengan teman - temanku.

di perjalanan aku hanya berpikir, ya sekarang apa - apa mahal. semua memerlukan uang. Jika ada yang bertanya apa yang kubutuhkan saat ini, jawabanku hanya satu kata, "uang". aku bukan matrealistis namun aku juga tidak munafik kalau aku hidup memerlukan uang. kupikir, bukan hanya aku yang memerlukan uang, namun semua manusia di bumi sepertinya butuh itu.

dulu, aku sangat membenci perkataan bahagia karena ada uang. bagiku, uang bukan merupakan bagian terpenting dalam hidup. itu pendapatku ketika aku masih menggunakan seragam. tentu saja aku berpikir begitu, karena aku masih mendapatkan hakku dari kedua orang tuaku. namun, sekarang rasanya sulit untuk berpikir seperti dulu lagi.

saat aku duduk di kereta ekonomi, aku sering mendengar celetukan - celetukan pedagang di kereta. "mau kencing aja sekarang bayar," celetuk pedagang - pedagang itu sambil bercanda - canda. mereka benar, hanya ingin mengeluarkan air seni saja kita harus membayar. dulu, masih bayar sekitar gope atau paling mahal seribu di toilet umum. sekarang, harga buang air kecil di toilet umum sudah mencapai dua ribu. dua ribu itu bisa mendapatkan dua bungkus kopi sachetan, aqua gelas 4, cemilan - cemilan kecil (alah, jajan terus saya ini).

apakah uang itu merupakan alat untuk membuat manusia bahagia? sedih sekali kalau memang iya. karena yang kurasakan, uang memberi kenikmatan namun juga bisa membuat kehancuran bagi manusia. ya, manusia bisa saling membunuh hanya demi uang yang tidak banyak (kerap kali aku membaca berita kriminal). apakah uang itu sungguh membutakan mata dan hati? kalau begitu, untuk apa ada uang? kenapa tidak kita kembali ke jaman "barter" diberlakukan. namun, kita juga harus memiliki barang - barang yang banyak dan menguntungkan untuk barter. jadi intinya, HARTA.

tanpa uang mungkin kita tidak bisa makan. ya, beli beras perlu uang, beli sayuran perlu uang, beli bahan - bahan pokok memerlukan uang. belum lagi saat ini, harga bahan pokok melonjak tinggi, semakin menyulitkan masyarakat, termasuk menyulitkan ibuku yang seorang ibu rumah tangga. semakin pusing saja aku memikirkan satu kata itu.

ketika bekerja, salah satu yang menjadi perhitungan adalah gaji. kalau gaji tidak sesuai, maka pekerjaan itu akan ditolak. kalau gaji sesuai, namun membuat sesorang bekerja terus untuk mendapatkan harga yang pantas. seakan hidup = kerja = uang yang banyak. kerja yang dikendalikan oleh uang. kalau begitu, manusia memang tidak akan terlepas dari uang, bukan? uang ini betul - betul bisa membuat manusia menjadi gila, kurasa. bahkan, uang juga bisa menghilangkan mimpi - mimpi sebagian kecil manusia yang ada di bumi ini.

salah satu yang kubenci dari uang adalah, ia seakan bisa mengendalikan hidupku. ya, banyak mungkin yang berpendapat sama, uang bisa menjadi bos dalam hidup seseorang. uang bisa merenggut hobiku untuk jalan - jalan. tanpa punya uang, aku tidak bisa melakukan hobiku itu kecuali kalau aku mendapatkan rejeki jalan - jalan gratis, namun tetap saja untuk printilan - printilan lainnya, aku perlu uang.

seperti saat ini, aku bingung dan memerlukan tempat baru untuk refreshing namun, aku tidak memegang uang, otomatis aku tidak bisa berangkat ke tempat tujuanku. sekali lagi, ini karena uang. apa sih uang ini sebenarnya? mengapa ia sangat berpengaruh bagi hidup dan kebebasan manusia? pasti ia sedang tertawa - tawa saat ini karena menjadi bagian penting dalam kehidupan makhluk hidup dan bisa menyusahkan sebagian manusia yang sedang krisis ekonominya. 

aku membenci uang, namun uang juga sangat aku butuhkan.

21/07/13

waktu, masih setia

ternyata waktu masih ingin aku dan kamu bersama. kamu, entah apa yang terjadi, kamu memperhatikanku lebih dari sebelumnya. kamu, seolah menyesali apa yang sudah kamu lakukan ketika itu. kamu, menjadi lebih baik untuk saat ini. dan, jujur, aku menyukai itu.

aku hanya masih sulit menghapuskan perkataanmu yang sampai saat ini masih terekam di otakku. kata - kata ternyata memang lebih tajam dari pisau. aku sedang berusaha menghapusnya, menghapus sebuah kalimat yang bisa membatasi langkahku untuk terus menaruh rasa pada dirimu.

tapi, tidak. aku akan melanjutkan hubungan ini, denganmu. aku hanya tidak ingin menjadi seseorang yang cepat berlalu untuk menyerah pada sebuah hubungan yang memang kuyakini bisa kubawa melangkah lebih jauh lagi. sampai nanti, saat aku dan kamu memang bersama untuk memutuskan mengakhiri yang tengah kita jalani.

17/07/13

ketika pahit merupakan kenyataan

waktu mempertemukan kami dan waktu juga yang mungkin akan memisahkan kami. aku mencoba menelaah apa yang terjadi pada hubungan ini. aku mencoba berusaha menjadi yang terbaik dalam hubungan ini walaupun tidak sempurna pada ujungnya. aku hanya mencoba untuk tidak mengecewakan keadaan yang sudah berada dalam sebuah lingkar hitam kekecewaan.

tampak seperti aku mengeluhkan keadaan  yang itu - itu saja. ya, aku memang mengeluh, aku marah dan aku merasa kesal sekali walau seharusnya aku tidak boleh begitu. namun, bukankah manusia diciptakan dengan segala peran emosi dan perasaan? apakah sebuah kesalahan ketika aku merasakan dan emosiku bermain di dalamnya? sepertinya klasik untuk sebuah kalimat "ya, namanya juga manusia". tidak, aku tidak akan mengucapkan kalimat klasik itu.

lalu, apa yang terjadi ketika emosi itu mengambil peran dalam hubungan ini? ya, aku memaki, aku marah dan aku menangis pada akhirnya. bagaimana? tidak mungkin aku tidak menangis ketika sebuah ucapan dapat menyayat sebuah perasaan.aku mencoba untuk menutup pintu air mata itu keluar namun tidak bisa, dorongan air mata itu lebih kuat untuk menerobos bendungan yang sudah kubuat. menangis namun tidak dapat aku berteriak seperti di film - film drama romantis yang biasa diputar di televisi. aku hanya menenggelamkan wajahku dalam air mata yang terus mengalir hingga akhirnya berhenti dengan sendirinya.

aku hanya memerlukan waktu untuk kita berdua saling berbagi dan keluar dari sebuah petak yang seakan menyempitkan ruangku untuk bernafas. apakah tidak bisa pergi sejenak dan berbagi di luar sana? tidak jauh kok, mungkin hanya beberapa kilometer dan beberapa jam saja kita keluar. tapi ternyata keinginanku itu berat untukmu. ya, mungkin terlalu berat karena ternyata tidak ada aku di matamu. 

kamu melontarkan sebuah pernyataan yang cukup membuatku membuka mata dan tersadar akan arti hadirku selama ini. aku tidak cukup menggetarkan hatimu untuk menoleh ke arahku dan mengakui keberadaanku. sebuah pernyataan yang membuatku seperti berada dalam kisah drama yang memiliki alur sedih di tengahnya lalu melarikan diri dan BAMM ternyata pernyataan itu palsu. sebenarnya itu harapanku, pernyataan itu palsu, namun nampaknya kali ini aku harus membuyarkan khayalanku akan sebuah film drama. ya, ini realita sebuah perasaan dan pengakuan dari seorang pria yang berada dekat namun seakan jauh.

ketika aku membaca ulang pernyataan itu, ada seperti tusukan yang menggores di dadaku. ini sungguh terjadi, aku merasakan itu. aku sungguh tidak tahu apa yang harus aku lakukan berikutnya? ketika aku ingin melarikan diri, aku tidak bisa, masih ada tanggung jawab yang harus kuselesaikan. aku hanya ingin semua kembali normal tapi pernyataan itu seperti membuatku skakmat pada suatu keadaan yang tidak bisa kurubah. ya aku seperti pion catur yang siap untuk ditendang keluar dari kerajaannya.

yang ada di benakku hanyalah apa arti selama ini? seperti mendapatkan sebuah lemparan granat dan BUUMM hancur semuanya. hancur semua mimpi yang tengah kurangkai untuk masa depan "kami".
new blog mungkin, walaupun gue nggak ngerti deh knapa blog gue jadi ada dua begini? ya sudahlah dinikmati saja kedua blog gue. 

Kotak Mimpi itu merupakan nama blog gue sekarang. mempunyai mimpi yang bisa ditulis itu merupakan hal menyenangkan. tapi kotak mimpi ini bukan hanya sekedar mimpi - mimpi gue yang belum terealisasikan tapi juga merupakan kisah bahagia, sedih, kecewa, luka dan banyak rasa lainnya yang akan gue tumpahkan di kotak mimpi ini. 

ketika gue tidak bisa menceritakan mimpi gue pada orang - orang di sekeliling gue, di sinilah gue akan menumpahkan semua rasa dan asa hingga menjadi kotak yang penuh sampai gue menemukan gembok dan kunci untuk menutupnya (alah apa sih ini).

sudah lama gak nulis blog, gak cerita, gak berpuisi aaaaaakkk lama sekali aslih :p